December 29, 2021

Ketahui Syarat Kambing Aqiqah yang Sesuai Syariat

Jasa Paket Aqiqah Jakarta - Kelahiran seorang bayi tentu menjadi momen yang paling ditunggu oleh sepasang suami istri. Sebagai bentuk ungkapan syukur atas kelahiran seorang bayi, umat Muslim pun disunahkan untuk melaksanakan ibadah aqiqah. Aqiqah dilaksanakan melalui proses pemotongan hewan aqiqah yang dapat dilakukan pada hari ketujuh setelah bayi lahir. Prosesi tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugrah dan karunia dari Allah SWT.

Biasanya aqiqah juga dilengkapi dengan beberapa prosesi, seperti pemberian nama dan mencukur rambut bayi.

Hukum pelaksanaan aqiqah adalah sunah muakkad. Artinya sunah tersebut sangat disarankan atau harus diutamakan. Jadi bagi para orangtua yang memang mampu, lebih baik bisa segera  melaksanakannya. Terdapat dalil yang menjadi dasar disyariatkannya pelaksanaan aqiqah, yakni:

“Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama.” (Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa’I 7/166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/7-8, 17-18, 22, Ad Darimi 2/81, dan lain-lainnya). Lalu apa saja sebenarnya syarat kambing aqiqah yang sesuai dengan syariat islam?

Didalam pelaksanaan aqiqah, terdapat beberapa ketentuan yang perlu Anda perhatikan, salah satunya tentang syarat kambing yang boleh digunakan untuk aqiqah. Kambing yang dipilih tentu harus memenuhi kriteria yang sudah ditentukan sesuai dengan syariat Islam, di antaranya adalah:

1. Kambing Sudah Umur

Kambing yang dipulih minimal sudah berumur satu tahun. Oleh sebab itu, kambing yang masih kecil tidak boleh untuk disembelih. Dan tidak ada ketentuan apakah harus jantan atau betina, jadi diperbolehkan keduanya.

2. Kambing Sehat dan Tidak Cacat

Kambing yang akan dijadikan sembelihan tentu harus sehat jasmaninya dan juga tidak cacat.  Maksud cacat dalam hal ini, misalnya terlalu kurus, buta, pincang, kehilangan sebagian anggota tubuh, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Serangkaian Do’a untuk Aqiqah yang Harus Diketahui

3. Lebih Baik Daging Kambing Dimasak

Daging aqiqah memang dianjurkan untuk dimasak terlebih dahulu, setelah itu baru dibagikan kepada orang lain (saudara, tetangga atau fakir miskin). Selain itu, Anda juga harus memperhatikan juga tata cara memasak daging sembelihan supaya olahan bisa lezat, empuk dan tidak berbau prengus.

4. Jumlah Kambing yang Disembelih Tergantung Jenis Kelamin Anak

Jumlah kambing yang disembelih untuk prosesi aqiqah tergantung pada jenis kelamin anak. Untuk bayi laki – laki dianjurkan menggunakan dua ekor kambing, sedangkan untuk bayi perempuan menggunakan satu ekor kambing saja. Namun, jika bayi Anda laki – laki namun hanya mampu membeli satu ekor kambing, maka tidak ada larangan untuk hal tersebut.

Itulah beberapa syarat kambing yang boleh digunakan untuk aqiqah. Untuk keperluan aqiqah si kecil kesayangan Anda, Anda bisa mempercayakannya kepada Rizki Aqiqah. Rizki Aqiqah adalah penyedia jasa paket aqiqah yang memiliki spesialisasi di bidang aqiqah.Mereka menyediakan kambing yang sehat dan berkualitas serta memenuhi syarat sah aqiqah. Selain itu Anda juga bisa langsung memilih kambing tersebut sesuai dengan selera Anda.

Lalu mereka juga memiliki tim pemotongan kambing yang profesional dan berpengalaman sehingga Anda bisa mempercayakan pemotongan kambing tersebut kepada mereka. Meskipun Anda juga dapat melakukan pemotongan sendiri kambing aqiqah yang Anda pesan ini. Tidak hanya itu, Rizki Aqiqah juga siap menyalurkan hasil aqiqah tersebut ke panti asuhan atau yayasan serta masjid yang membutuhkan. Tunggu apa lagi, hubungi kontak person jasa paket aqiqah Jakarta terbaik ini sekarang juga!

 Produksi © 2024 Rizki Aqiqah, Aqiqah Terlaris & di Percaya Ribuan Orang di Jabodetabek