December 2, 2021

Waktu yang Paling Dianjurkan untuk Melaksanakan Aqiqah

Aqiqah Jakarta - Aqiqah adalah salah satu ibadah yang hukumnya adalah sunnah muakkad yaitu mendekati wajib. Ibadah yang satu ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur karena diamanahi dengan kelahiran anak. Pada proses pelaksanaannya, aqiqah dilakukan dengan cara menyembelih hewan aqiqah (kambing atau domba) dan mencukur rambut bayi disertai dengan pemberian nama bayi serta doa aqiqah.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah Paling Afdhol Berdasarkan Sunnah Dalam Islam

Menurut manhaj salaf waktu pelaksanaan aqiqah baik untuk anak laki laki maupun perempuan yang paling dianjurkan adalah pada hari ke-7 kelahiran bayi. Apabila demikian adakah limit waktu pelaksanaan aqiqah menurut Islam? Apakah harus benar-benar dilaksanakan tepat pada hari ke 7 kelahiran Si Kecil?

Rasulullah memberikan contoh dan juga panduan yang jelas mengenai pelaksanaan ibadah yang satu ini seperti hadist yang telah diriwayatkan oleh Aisyah serta sahabatnya. Ketika itu Rasulullah melaksanakan ibadah aqiqah ke dua cucunya yakni Hasan dan Husein pada hari ke-7 kelahiran mereka.

Berdasarkan hadits shahih Samuroh bin Jundub, Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur (habis) rambutnya dan diberi nama.”

Aturan waktu pelaksanaan aqiqah tentu tidak sama dengan pelaksanaan ibadah qurban. Qurban adalah ibadah yang dilaksanakan saat musim haji, sedangkan ibadah aqiqah pada hari ke-7 kelahiran bayi.

Sebagai seorang muslim yang taat, sebaiknya terlebih dahulu kita mempersiapkan biaya untuk pelaksanaan aqiqah semenjak kita dinyatakan positif hamil. Sebab dengan dilakukannya persiapan yang baik, maka aqiqah dapat terlaksana dengan lancar sesuai rencana kita.

Menghitung Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Anda dapat menghitung waktu aqiqah sejak Si Kecil dilahirkan. Anda bisa menggunakan perhitungan kalender hijriah.

Misalnya, apabila bayi lahir pada hari Rabu pukul 6 pagi (06.00 WIB), maka perhitungan hari ketujuh sudah dimulai sejak hari Rabu saat bayi lahir. Jadi aqiqah bisa dilaksanakan pada hari Selasa.

Baca Juga: Persiapkan Hal Berikut Sebelum Melaksanakan Aqiqah

Contoh lainnya, apabila bayi lahir hari Rabu pukul 6 sore (18.00 WIB), maka hitungan waktunya bukan dimulai pada Rabu, namun masuk pada hari Kamis keesokan harinya. Maka pelaksanaan aqiqah untuk bayi tersebut adalah pada hari Rabu.

Perhitungan tentang waktu aqiqah tersebut dijelaskan didalam Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, “Mayoritas ulama pakar fiqih berpandangan bahwa waktu siang[2] pada hari kelahiran adalah awal hitungan tujuh hari. Sedangkan waktu malam[3] tidaklah menjadi hitungan apabila bayi tersebut dilahirkan di waktu malam, tapi yang jadi hitungan adalah pada hari berikutnya.

Batasan Waktu Aqiqah untuk Anak

Para ulama kalangan Hambali berpendapat bahwa apabila aqiqah tidak bisa dilaksanakan pada hari ke-7 dari kelahiran anak, maka disunnahkan serta diperbolehkan untuk melaksanaknnya pada hari ke-14, hari ke-21 dan juga pada hari – hari seterusnya ketika mereka mampu.

Kini pelaksanaan aqiqah bisa dilakukan dengan mudah dengan kehadiran jasa aqiqah. Untuk keperluan aqiqah si kecil kesayangan Anda, Anda bisa mempercayakannya kepada Rizki Aqiqah. Rizki Aqiqah adalah penyedia jasa paket aqiqah yang memiliki spesialisasi di bidang aqiqah.Mereka menyediakan kambing yang sehat dan berkualitas serta memenuhi syarat sah aqiqah. Selain itu Anda juga bisa langsung memilih kambing tersebut sesuai dengan selera Anda.

Lalu mereka juga memiliki tim pemotongan kambing yang profesional dan berpengalaman sehingga Anda bisa mempercayakan pemotongan kambing tersebut kepada mereka. Meskipun Anda juga dapat melakukan pemotongan sendiri kambing aqiqah yang Anda pesan ini. Tidak hanya itu, Rizki Aqiqah juga siap menyalurkan hasil aqiqah tersebut ke panti asuhan atau yayasan serta masjid yang membutuhkan. Tunggu apa lagi, hubungi kontak person aqiqah Jakarta terbaik ini sekarang juga!

 Produksi © 2023 Rizki Aqiqah, Aqiqah Terlaris & di Percaya Ribuan Orang di Jabodetabek