May 5, 2021

Cara Mengadzani Bayi yang Lahir dan Hukumnya Dalam Islam

Jasa Aqiqah Jakarta - Saat bayi baru lahir ke dunia dan suara tangisannya terdengar, para umat muslim dianjurkan untuk mengumandangkan adzan kepada bayinya. Adzan ini sebaiknya dikumandangkan oleh sang ayah.

Ayah dari sang bayi akan mengumandangkan kalimat adzan pada telinganya sebelah kanan dan kalimat iqomah pada telinganya yang sebelah kiri. Anjuran ini salah satunya termaksud di dalam sebuah hadist riwayat Tirmidzi. Bahwa Abu Rafi meriwayatkan, bahwa beliau melihat Rasulullah SAW mengadzani telinga Al-Hasan saat dilahirkan oleh Fatimah. Dan dalam keterangan yang ada dalam Majmu’ fatawi wa Rasail diterangkan bahwa yang pertama adalah mengumandangkan adzan pada telinga kanan kemudian iqomah pada telinga kiri.

Perbuatan tersebut ada maksud tersendiri, yaitu menghindarkan bayi dari gangguan setan atau jin. Karena setan akan lari terbirit-birit saat mendengar adzan yang dikumandangkan.

Hukum Mengadzani Bayi yang Baru Lahir

Kemudian, bagaimana pendapat para ulama mazhab tentang hukum mengadzani bayi baru lahir pada telinganya? Dikutip dari sebuah website yang menjadi platform dakwah sebuah organisasi besar di Indonesia, para ulama sepakat bahwa mengumandangkan adzan sebelum melaksanakan shalat itu memang adalah sebuah syariat. Tetapi, ada beberapa perbedaan pendapat apabila adzan tersebut ditujukan untuk selain sebagai pertanda masuk waktu shalat. Dan salah satunya adalah adzan untuk anak yang baru saja lahir ke dunia.

1. Ulama Mazhab Hanbali Berpendapat Mengadzani Bayi Hukumnya Sunnah

Syekh Ibnu Abidin dari mazhab Hanafi menyampaikan sebuah pendapat bab pembahasan tentang hal-hal atau tempat yang disunnahkan untuk mengumandangkan adzan untuk selain penanda waktu salat, maka disunnahkan untuk mengadzani telinga bayi. Hal ini ada dalam Raddul Muhtar Ala Ad-Durri; Mukhtar juz 1 h.415.

Namun Imam Nawawi sebagai salah satu ikon ulama dari mazhab Syafi’i, menuliskan hal ini di dalam kitab fiqihnya yang sangat populer yaitu Al-Majmu’. Di dalamnya disampaikan bahwa disunnahkan untuk mengumandangkan adzan di telinga bayi saat dia baru lahir. Baik itu bayi yang berjenis kelami laki-laki ataupun perempuan, dan adzan tersebut juga menggunakan kalimat-kalimat adzan untuk shalat. Dan lebih lanjut lagi, lafadz adzan dikumandangkan di telinga sebelah kanan dan iqomah pada telinga sebelah kiri, seperti halnya iqomah yang dikumandangkan untuk memulai shalat.

Baca Juga: Alasan Banyak Orang Menggunakan Jasa Aqiqah Jakarta Terpercaya

2. Mengadzani Selepas Bayi Lahir Hukumnya Mubah

Syekh Al-Hattab dari mazhab Maliki menyebutkan bahwa orang-orang yang telah terbiasa melakukan hal itu (mengadzani dan mengiqamati bayi), maka tidak apa-apa dilaksanakan. Ini ada dalam kitab Mawahibul Jalil fi Syarhi Mukhtashari Khalil, juz 3, h. 321.

3. Hukum Mengumandangkan Adzan untuk Bayi adalah Makruh

Syekh Al-Hattab seorang ulama dari mazhab Maliki menulis bahwa Syekh Abu Muhammad bin Abi Zaid berkata dalam kitab Al-Jami’ min Mukhtasharil Mudawwanah, Imam Maliki memberikan hukum makruh dikumandangkannya adzan pada telinga bayi yang baru dilahirkan.

Dengan begitu dapat kita simpulkan bersama bahwa para ulama memiliki perbedaan pendapat tentang hukum mengadzani bayi ini. Mayoritas ulama seperti ulama mazhab Hanafi dan Syafi’i menghukuminya sunnah. Sebagian ulama mazhab Maliki memberikan hukum mubah, sedangkan sebagian lainnya menganggapnya makruh.

Dari ketiga pendapat di atas, terlihat bahwa pendapat tentang hukum sunnah adzan pada bayi baru lahir adalah pendapat yang terkuat. Sebab pendapat ini didukung oleh beberapa hadist yang salah satunya adalah HR. Tirmidzi seperti yang telah kita bahas di atas.

Dan untuk keperluan aqiqah si kecil kesayangan Anda, Anda bisa mempercayakannya kepada Rizki Aqiqah. Rizki Aqiqah adalah penyedia jasa paket aqiqah yang memiliki spesialisasi di bidang aqiqah. Mereka menyediakan kambing yang sehat dan berkualitas serta memenuhi syarat sah aqiqah, selain itu Anda juga bisa langsung memilih kambing tersebut sesuai dengan selera Anda.

Lalu mereka juga memiliki tim pemotongan kambing yang profesional dan berpengalaman sehingga Anda bisa mempercayakan pemotongan kambing tersebut kepada mereka. Meskipun Anda juga dapat melakukan pemotongan sendiri kambing aqiqah yang Anda pesan ini. Tidak hanya itu, Rizki Aqiqah juga siap menyalurkan hasil aqiqah tersebut ke panti asuhan atau yayasan serta masjid yang membutuhkan. Tunggu apa lagi, hubungi kontak person jasa aqiqah Jakarta terbaik ini sekarang juga!

 Produksi © 2023 Rizki Aqiqah, Aqiqah Terlaris & di Percaya Ribuan Orang di Jabodetabek