May 10, 2021

Adab-Adab Dalam Memberi Nama untuk Anak

Jasa Aqiqah Jakarta - Tidak mungkin kita ragu bahwa hal terkait pemberian nama untuk anak adalah termasuk salah satu momen penting dalam kehidupan manusia khususnya umat Islam. Karena nama tersebut nantinya akan menjadi tanda dan juga bukti bagi pemilik nama tersebut. Juga menjadi sebuah hal yang penting agar banyak orang saling memahami diantara sesamanya.

Nama akan menjadi hiasan untuk pemilik nama tersebut, ini akan menjadi wadah, syiar serta julukan atau panggilan baginya baik di dunia maupun di akhirat nanti. Sebuah kebanggaan tersendiri terhadap agamanya, supaya merasa bahwa dia adalah bagian dari umat Islam. Nama jika dilihat dari kebiasaan manusia, memiliki gambaran serta petunjuk, bagi mereka, nama ini sebagai sebuah bentuk pakaian. Hukum dasar dari sebuah nama itu adalah mubah dan boleh, namun ada beberapa rambu atau aturan secara syar’i yang sebaiknya dihindari saat memilih nama bagi anak, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Apabila nama tersebut mengandung arti sebagai penghambaan kepada selain Allah, entah itu penghambaan kepada Nabi yang diutus atau malaikat Allah. Maka tidak diperbolehkan sama sekali menghamba kepada selain Allah. Contohnya saja dari seorang sahabat Nabi SAW yang dulunya bernama Abdu ‘Amr (Hamba Pemimpin), ketika beliau masuk Islam, Rasulullah merubah namanya dengan nama Abdurrahman. Hal ini tertulis dalam HR. Hakim 3/306.
  2. Memberikan nama kepada anak dengan salah satu nama Allah yang memiliki makna khusus hanya untuk Allah. Seperti nama Al-Khaliq, Ar-Raziq, Arab, Ar-Rahman, atau nama-nama yang serupa dengan hal tersebut. Atau memberikan nama yang tidak pantas untuk disandang oleh selain Allah, seperti Malikul Mulk, Al-Qahir, dan sebagainya. Maka nama-nama tersebut haram hukumnya untuk diberikan kepada anak untuk menjadi namanya, dan kalau ada maka wajib untuk merubahnya.
  3. Memberikan nama anak dengan nama-nama yang mewakili bahwa nama tersebut adalah nama dari orang-orang kafir. Dimana nama-nama tersebut menunjukkan kepada agama selain Islam.
  4. Memberikan nama anak dengan nama-nama patung berhala atau nama para tokoh yang menyembah selain kepada Allah, seperti penamaan dengan nama setan atau yang serupa dengan nama tersebut.

Semua nama diatas tidak boleh atau bahkan haram hukumnya untuk diberikan kepada anak. Dan jika saat ini kita baru tahu, maka sebaiknya kita harus mengubah nama anak tersebut.

Baca Juga: Alasan dan Jawaban Harus Menggunakan Jasa Aqiqah Jakarta

  1. Makruh hukumnya Ketika memberikan nama anak dengan nama-nama yang memiliki arti menjadikan orang lain menjauh darinya, bisa jadi karena mengandung arti yang buruk atau berpotensi untuk menjadi bahan olokan, maka dilarang untuk memberikan nama tersebut. Disamping itu, hal ini juga menyimpang dari petunjuk Nabi SAW yang memerintahkan untuk pemberian nama-nama yang baik.
  2. Akan menjadi makruh hukumnya ketika memberikan nama anak dengan nama-nama yang mengandung sesuatu yang lembek atau mengundang syahwat. Khususnya ketika menamakan anak perempuan, seperti halnya beberapa nama yang mempunyai sifat seksual serta mengundang syahwat.

Dan untuk keperluan aqiqah si kecil kesayangan Anda, Anda bisa mempercayakannya kepada Rizki Aqiqah. Rizki Aqiqah adalah penyedia jasa paket aqiqah yang memiliki spesialisasi di bidang aqiqah. Mereka menyediakan kambing yang sehat dan berkualitas serta memenuhi syarat sah aqiqah, selain itu Anda juga bisa langsung memilih kambing tersebut sesuai dengan selera Anda.

Lalu mereka juga memiliki tim pemotongan kambing yang profesional dan berpengalaman sehingga Anda bisa mempercayakan pemotongan kambing tersebut kepada mereka. Meskipun Anda juga dapat melakukan pemotongan sendiri kambing aqiqah yang Anda pesan ini. Tidak hanya itu, Rizki Aqiqah juga siap menyalurkan hasil aqiqah tersebut ke panti asuhan atau yayasan serta masjid yang membutuhkan. Tunggu apa lagi, hubungi kontak person jasa aqiqah Jakarta terbaik ini sekarang juga!

 Produksi © 2023 Rizki Aqiqah, Aqiqah Terlaris & di Percaya Ribuan Orang di Jabodetabek