Aqiqah Jakarta - Aqiqah dan Qurban merupakan ibadah yang memiliki hukum sama, yakni sunnah. Kedua ibadah tersebut memang sama - sama ditandai dengan dilakukannya penyembelihan hewan yang memenuhi syarat untuk dipotong. Lalu, apa yang membedakan antara aqiqah dan qurban? Simak ulasannya berikut ini.
Apabila dikaji dari tujuan syariatnya, qurban dilaksanakan sebagai sunnah Nabi dalam memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih anaknya, Ismail AS atas perintah Allah SWT. Kemudian, Allah mengganti ketaatan Nabi Ibrahim dengan mengganti Ismail dengan kambing. Melaui ajaran agama Islam, ketentuan qurban disyariatkan kembali kepada Nabi Muhammad SAW
Sedangkan, aqiqah merupakan suatu ibadah yang akan berubah menjadi wajib hukumnya apabila telah dinazarkan. Syariat aqiqah dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas kelahiran bayi dalam sebuah keluarga.
Walaupun kedua ibadah tersebut sama-sama diperintahkan untuk menyembelih hewan, namun semua jenis hewan bisa digunakan untuk pelaksanaan aqiqah. Untuk aqiqah, hewan yang disembelih adalah kambing ataupu domba. Sedangkan untuk qurban Idul Adha, ada beberapa jenis hewan yang disyariatkan untuk disembelih, diantaranya kambing, sapi, domba, kerbau, ataupun unta.
Waktu penyembelihan untuk qurban sebaiknya dilaksanakan pada tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah atau hanya pada Idul Adha dan juga hari Tasyrik. Sedangkan untuk aqiqah, waktu penyembelihannya bisa dilaksanakan pada hari ke-7 dari hari kelahiran anak. Namun, apabila kedua orangtua tidak mempunyai kecukupan ekonomi untuk melaksanakannya, maka aqiqah dapat dilakukan selain pada hari tersebut bahkan sampai anak tumbuh dewasa dan baligh.
Jika dilihat dari jumlah pelaksanaannya, aqiqah hanya diperintahkan untuk dilaksanakan satu kali dalam seumur hidup. Sehingga apabila telah dilaksanakan aqiqah saat anak masih kecil, maka ketika sudah dewasa, ia tidak perlu lagi diaqiqahkan. Pelaksanaan aqiqah untuk anak laki-laki dibutuhkan dua ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan dibutuhkan satu ekor kambing.
Baca Juga: Perhatikan Hal Berikut dalam Memilih Paket Nasi Box Jakarta untuk Acara Aqiqah
Sedangkan untuk qurban, apabila seseorang mempunyai kecukupan harta, maka tidak terdapat batasan terhadap jumlah hewan yang diqurbankan dan tidak ada batasan dalam jumlah pengulangan qurban.
Berdasarkan kitab bidayatul mujtahid, pembagian daging qurban dianjurkan dalam kondisi yang masih mentah, yakni dengan ketentuan sepertiga untuk disimpan, sepertiga untuk didermakan, dan sepertiganya lagi untuk dimakan (dimasak). Sedangkan penerima daging qurban yang diutamakan adalah kaum dhuafa dan fakir miskin.
Sedangkan untuk aqiqah, daging yang dibagikan memang dianjurkan dalam keadaan sudah matang atau sudah dimasak, serta siapapun bisa menerimanya, yakni mulai dari tetangga terdekat, saudara, maupun fakir miskin.
Jika Anda ingin melaksanakan aqiqah dengan praktis dan murah, maka Anda bisa mempercayakan acara aqiqah Si Kecil kesayangan Anda kepada Rizki Aqiqah. Rizki Aqiqah adalah penyedia jasa paket aqiqah yang memiliki spesialisasi di bidang aqiqah.Mereka menyediakan kambing yang sehat dan berkualitas serta memenuhi syarat sah aqiqah, selain itu Anda juga bisa langsung memilih kambing tersebut sesuai dengan selera Anda.
Lalu mereka juga memiliki tim pemotongan kambing yang profesional dan berpengalaman sehingga Anda bisa mempercayakan pemotongan kambing tersebut kepada mereka. Meskipun Anda juga dapat melakukan pemotongan sendiri kambing aqiqah yang Anda pesan ini. Tidak hanya itu, Rizki Aqiqah juga siap menyalurkan hasil aqiqah tersebut ke panti asuhan atau yayasan serta masjid yang membutuhkan. Tunggu apa lagi, hubungi kontak person aqiqah Jakarta terbaik ini sekarang juga!